
2 Rumah Terdampak Longsor di Sumbawa, Tak Ada Korban Jiwa
Penulis: Ambika
TVRINews, Kabupaten Sumbawa
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 12-13 Januari 2026 menyebabkan tanah longsor yang menimpa dua rumah warga di Kelurahan Seketeng.
Peristiwa longsor terjadi di RT 003/RW 002 dan RT 04/RW 04, Kelurahan Seketeng. Pemilik rumah, Alfred Kana dan Abdurrahman, menuturkan rumah mereka yang dihuni oleh beberapa anggota keluarga menjadi sasaran longsoran tanah.
"Saat kejadian, seluruh penghuni rumah sedang berada di dalam rumah. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," ungkap Abdurrahman, Jumat, 16 Januari 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Rusdianto, langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan pendataan setelah menerima laporan dari pemerintah kelurahan setempat.
Rusdianto menjelaskan lokasi rumah korban berada tepat di lereng yang ditalud, sehingga menjadi penyebab utama longsor.
"Selain itu, saluran air yang tidak berfungsi serta hujan deras menyebabkan talud yang ada roboh," jelas Rusdianto.
Menyikapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Sumbawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan angin kencang. Terutama bagi warga yang tinggal di kawasan tebing, lereng, atau bekas galian.
Sementara itu, Ketua RT 04/RW 04 Kelurahan Seketeng, Sufrin, menyatakan untuk sementara waktu keluarga terdampak masih bertahan di rumahnya. Kerugian material akibat peristiwa ini masih dalam proses asesmen oleh tim BPBD Kabupaten Sumbawa.
“Kami berharap adanya langkah penanggulangan dari pemerintah daerah melalui BPBD agar longsor tidak kembali terjadi di wilayah tersebut,” tutur Sufrin.
Editor: Redaktur TVRINews
