
Penulis: Mulyo Widodo
TVRINews, Bangka Belitung
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik pada perayaan Idulfitri 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendirikan posko pengamanan dan pemantauan terpadu di berbagai titik strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, M. Haris, mengatakan posko tersebut disiapkan melalui koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan kelancaran arus mudik.

“Keberadaan posko-posko ini sangat krusial untuk memantau kelancaran arus lalu lintas, menjaga keamanan, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kendala pergerakan pemudik, baik di jalur darat maupun laut,” ujar Haris, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.
Menurut Haris, posko pemantauan akan disebar di sejumlah wilayah utama, seperti Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kabupaten Bangka Barat.
"Secara spesifik, posko di wilayah Bangka Barat dan Bangka Selatan akan difokuskan pada area pelabuhan yang kerap menjadi titik penumpukan penumpang," jelasnya.
Selain di Pulau Bangka, posko pengamanan juga akan disiapkan di wilayah Pulau Belitung, dengan fokus pengawasan di Pelabuhan Tanjung Pandan, kawasan bandar udara, serta titik keramaian lainnya.
Saat ini, proses penyiapan sarana dan prasarana posko masih terus dilakukan. Seluruh posko mudik terpadu tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 14 atau 15 Maret 2026.
Posko tersebut akan melayani pemantauan dan pengamanan arus mudik hingga delapan hari setelah Idulfitri atau H+8 Lebaran guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Editor: Redaksi TVRINews
