
Penulis: Kristiono
TVRINews, Sidoarjo
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Gerindra Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi kesiapan angkutan Lebaran yang ada di Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Kesiapan Bandara Juanda dalam arus mudik lebaran 2026 ini tidak hanya petugas namun juga angkutan pesawat udara maupun pendukung lainnya.
"Kedatangan saya ini dalam rangka persiapan angkutan Lebaran termasuk juga angkutan wisata guna meningkatkan pariwisata yang ada di Jawa Timur," katanya BHS saat memantau langsung arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia mengemukakan, di maskapai penerbangan ternyata untuk arus mudik ini masih relatif bagus dalam arti kapasitas angkut pesawat atau suplai cadangan masih cukup.
"Dan ini terbukti tujuan Surabaya-Jakarta dengan pesawat Citylink tarifnya hanya Rp600.000 dari yang biasanya Rp1.000.000 lebih," katanya.
Kondisi ini, menunjukkan bahwa maskapai dalam angkutan lebaran kali ini telah menerapkan pemotongan airport tax sebesar 50 persen.
"Sehingga harga tiket pesawat menjadi semakin murah dan pasti bisa terjangkau," katanya.
Ia juga melihat, banyak pemudik yang memilih menggunakan sarana transportasi udara dalam bepergian saat Lebaran seperti sekarang ini.
"Jadi ini bukti bahwa masyarakat bisa memanfaatkan tarif murah ini untuk penerbangan," katanya.
General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya M Tohir menjelaskan, sejauh ini belum ada kendala yang berarti di lingkungan Bandara Juanda selama arus mudik Lebaran.
"Kami juga menyediakan beberapa fasilitas untuk penumpang di antaranya adalah layanan tempat istirahat berupa kapsul tempat tidur dengan harga Rp50 ribu per jamnya," katanya.
Ia menjelaskan, di dalam kapsul tersebut para penumpang bisa beristirahat sambil menunggu keberangkatan pesawat mereka.
"Kemudian fasilitas lain kami percantik tempat-tempat untuk bekerja co-working, tempat learning corner kita, kemudian tempat bermain anak-anak juga kita siapkan," katanya
Editor: Redaktur TVRINews
