Penulis: Abid
TVRINews, Lampung
Akibat pendangkalan Sungai Way Jelay, ratusan hektar sawah di Kecamatan Kota Agung Tanggamus, terancam mengalami kekeringan. Untuk mengantisipasi kekeringan, puluhan petani melakukan normalisasi aliran sungai dengan peralatan seadanya.
Menghadapi musim kemarau, masyarakat di Kecamatan Kota Agung kabupaten Tanggamus, melakukan aksi bergotong royong, membersihkan saluran air sungai yang mulai mengalami pendangkalan. Sungai Way Jalay yang merupakan salah satu sumber air bagi petani, kini mulai tidak mengalir secara maksimal. Hal tersebut dikarenakan, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan.
Baca juga: Pintu Air Rusak Sejak 1 Tahun Lalu , Ratusan Hektar Sawah Kering Di Mesuji
Akibatnya, pasokan air yang mengalir ke areal persawahan warga, tidak mencukupi. Bukan hanya itu, akibat pendangkalan, bila hujan turun, air akan meluap, menggenangi persawahan, bahkan terkadang tumpah ke pemukiman mengatasi hal tersebut, puluhan petani di Kecamatan Kota Agung, melakukan bakti sosial dengan melakukan normalisasi secara manual, menggunakan peralatan seadanya.
“Persoalan ini merupakan hal serius. Bila tidak ditangani segera, persawahan di Kecamatan Kota Agung terancam kekeringan. Ia juga berharap, adanya campur tangan pemerintah setempat, agar segera melakukan normalisasi sungai, sehingga persoalan kekeringan yang menghantui para petani, dapat segera terselesaikan,” ujar Penyuluhan pertanian Kecamatan Kota Agung Tanggamus, Dwi Saptono.
Editor: Rina Hapsari
