Penulis: Suwandika Ananto
TVRINews, Bangka Belitung
Sebanyak 60 ton pupuk subsidi telah disiapkan untuk mendukung penanaman padi Indeks Pertanaman (IP) 100 di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Penyaluran pupuk subsidi ini ditargetkan mulai berlangsung pada awal tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Dari total 60 ton pupuk yang telah ditebus, 20 ton berupa pupuk urea, dan 40 ton merupakan pupuk NPK Phonska. Sejumlah distributor di Desa Rias telah mulai mendistribusikannya sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
Distributor pupuk subsidi Desa Rias, Tahang, mengatakan bahwa jumlah pupuk yang ditebus saat ini masih jauh dari total kebutuhan yang diusulkan dalam sistem e-RDKK, yakni sekitar 700 ton.
“Untuk pupuk subsidi IP 100 tahun 2026 ini kita sudah menebus sekitar 60 ton, terdiri dari 20 ton urea dan 40 ton Phonska. Total kebutuhan diperkirakan mencapai 700 ton. Pengajuan dari petani memang meningkat, tapi kuotanya masih sama dan belum ada perubahan,” jelas Tahang.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan kuota pupuk subsidi berdampak pada pemenuhan kebutuhan petani, sehingga ia mendorong pemerintah agar menambah alokasi pupuk serta memperkuat dukungan terhadap kebutuhan input pertanian lainnya.
Tahang menjelaskan kebutuhan pupuk per hektare untuk petani padi di Desa Rias, yaitu 125 kilogram urea dan 375 kilogram NPK Phonska sesuai pengajuan dalam e-RDKK.
Dengan penambahan kuota pupuk subsidi ke depan, para distributor berharap kebutuhan petani dapat terpenuhi secara optimal sehingga produksi padi meningkat dan mampu mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
Editor: Redaktur TVRINews
