
SMKN 2 Jeneponto Kembangkan Green House Modern, Siswa Belajar Hidroponik dan Wirausaha
Penulis: Akib Bela
TVRINews, Jeneponto
SMKN 2 Jeneponto di Kecamatan Rumbia kembali menunjukkan inovasi dalam dunia pendidikan vokasi melalui pemanfaatan fasilitas green house modern.
Fasilitas ini digunakan oleh siswa Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) untuk mengembangkan budidaya tanaman hidroponik sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.
Kepala SMKN 2 Jeneponto, Kurniati, mengatakan program tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin sekolah, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar berwirausaha.
“Kehadiran green house di SMKN 2 Jeneponto merupakan hasil dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Program SMK Pusat Keunggulan Skema Reguler Tahun 2025, yang mendorong transformasi pembelajaran menjadi lebih aplikatif, inovatif, dan berorientasi industri,” ujarnya.
Di dalam green house, siswa tidak hanya mempelajari teknik menanam, tetapi juga menguasai metode pertanian modern yang ramah lingkungan. Mereka dilatih memahami sistem hidroponik secara menyeluruh, mulai dari proses pembibitan, perawatan, hingga panen.
Selain itu, kegiatan ini juga membentuk karakter siswa menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Yang menarik, pembelajaran ini juga dibalut dengan pendekatan kewirausahaan. Siswa didorong untuk berpikir kreatif dalam melihat peluang bisnis di sektor agribisnis. Dengan bekal ini, mereka diharapkan mampu menciptakan usaha mandiri dan tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang ada,” kata Kurniati.
Menurutnya, keberadaan green house menjadi aset strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis industri di sekolah tersebut. Fasilitas ini juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, sekaligus memperkuat posisi SMKN 2 Jeneponto sebagai pusat keunggulan di bidang pertanian.
Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya bentuk pemanfaatan bantuan pemerintah, tetapi juga bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
“Ke depan, green house ini ditargetkan menjadi pusat pembelajaran dan inovasi yang berkelanjutan, tidak hanya bagi siswa internal, tetapi juga sebagai inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan pendidikan berbasis praktik,” jelasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
