
Penulis: Ferdy Sanggor
TVRINews, Gorontalo
Setelah berhasil meraih medali emas dan menempati peringkat kelima dunia, karateka junior andalan Gorontalo, Zaskia Salurante, kini tengah dipersiapkan untuk menembus posisi tiga besar karateka junior dunia pada tahun 2026.
Pelatih nasional sekaligus pelatih cabang olahraga SPOBDA dan SPOBNAS Gorontalo, Riki Dama, menyebut ada empat kejuaraan internasional yang menjadi fokus persiapan Zaskia untuk menambah poin ranking dunia.
Keempat event tersebut adalah Karate 1 Youth League Harare, Karate 1 Premier League Leshan, Karate 1 Series A A Coruna, dan Karate 1 Youth League Manila.
Meski demikian, Riki mengungkap kemungkinan Zaskia hanya akan mengikuti tiga dari empat ajang tersebut. Hal ini karena level kompetisi yang sangat tinggi serta jumlah poin ranking yang diperebutkan cukup besar.
“Jika Zaskia konsisten naik podium di turnamen-turnamen itu, peluang untuk masuk tiga besar dunia akan semakin terbuka,” jelasnya.
Zaskia tetap menjalani latihan meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Durasi dan jadwal latihan pun disesuaikan, dari biasanya pagi hari menjadi sore hari selama Ramadan, agar tetap optimal menghadapi tiga turnamen besar di bawah naungan World Karate Federation (WKF) pada 2026.
Riki menambahkan, jadwal empat ajang awal musim cukup berdekatan sehingga peluang Zaskia turun bertanding lebih besar di tiga kejuaraan yang digelar antara April hingga Mei 2026, yakni di China, Spanyol, dan Filipina.
Keputusan akhir mengenai keikutsertaan masih menunggu konfirmasi dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Pusat, mengingat jarak antar-kejuaraan yang cukup padat.
Saat ini, fokus tim pelatih adalah menjaga kondisi fisik, mental, serta konsistensi performa Zaskia agar tetap stabil di setiap turnamen.
Dengan modal medali emas yang diraih di Fujairah dan posisi lima dunia, ditambah peluang menghadapi lawan dengan level relatif setara, target menembus tiga besar dunia dinilai realistis.
Editor: Redaktur TVRINews
