
Penulis: Amran Mustar Ode
TVRINews, Wakatobi
Cuaca buruk yang melanda perairan Wakatobi menjadi perhatian serius Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) UPP Kelas II Wanci. Masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Perubahan cuaca ekstrem di wilayah perairan Wakatobi berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran. Angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan lebat kerap muncul secara mendadak dalam beberapa waktu terakhir.
Petugas Kesyahbandaran UPP Kelas II Wanci, Rahman, mengatakan pihaknya terus mengingatkan nakhoda dan operator kapal untuk tidak memaksakan pelayaran saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Keselamatan, menurutnya, harus menjadi prioritas utama dibanding mengejar jadwal keberangkatan.

“Penumpang juga diminta memastikan kapal yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan, termasuk ketersediaan jaket pelampung dan perlengkapan darurat lainnya,” tambah Rahman.
Rahman menegaskan, pihaknya rutin berkoordinasi dengan BMKG untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut diteruskan kepada para operator kapal sebagai langkah antisipasi dini guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.
Otoritas pelabuhan berharap kewaspadaan bersama dapat menekan potensi insiden di laut, mengingat mobilitas warga antar pulau di Wakatobi masih sangat bergantung pada transportasi laut.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca dan selalu mengutamakan keselamatan sebelum berlayar.
Editor: Redaksi TVRINews
