
Penulis: Wahyu Hidayat
TVRINews, Surabaya
Ribuan peserta mengikuti Perayaan Hari Taichi dan Qi-Gong Sedunia di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu, 25 April 2026. Lebih dari 1.500 peserta dari 55 sasana Bio Energy Qi-Gong di Jawa Timur bergerak serempak dalam satu ritme, menghadirkan harmoni dan ketenangan di pusat Kota Pahlawan.
Kegiatan ini menempatkan Surabaya sebagai bagian dari perayaan global yang berlangsung di lebih dari 80 negara. Para peserta menampilkan gerakan Taichi dan Qi-Gong secara massal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.
Perayaan Hari Taichi dan Qi-Gong Sedunia berawal pada 1998 di Kansas City, Amerika Serikat. Inisiatif Bill Douglas bersama istrinya berkembang dari kegiatan sederhana di taman kota menjadi kampanye kesehatan global yang diperingati setiap Sabtu terakhir April.
Anggota DPR RI Komisi IX bidang kesehatan, Indah Kurnia, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena Taichi dan Qi-Gong menjadi salah satu upaya preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Ketua KORMI Jawa Timur, Debi Sisilia Samoa, menilai tingginya antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.
Apresiasi juga disampaikan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Kota Surabaya, Dedik Irianto. Ia menegaskan Taichi dan Qi-Gong tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun ketenangan pikiran, keseimbangan emosi, serta harmoni hidup. Menurutnya, kesehatan diukur dari napas teratur, pikiran tenang, dan jiwa seimbang.
Sebagai penutup, panitia melepas balon ke langit Surabaya sebagai simbol harapan dan semangat kebersamaan. Ketua Umum Duta Taichi Indonesia, Toni Liono, menyebut kegiatan ini mempererat silaturahmi antar komunitas sekaligus memperkuat persaudaraan.
Perayaan ini menjadi pengingat, dalam ketenangan terdapat kekuatan, dan dalam kesehatan tersimpan kebahagiaan sejati.
Editor: Redaktur TVRINews
