
Polda Jatim Siagakan 5.020 Personel dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026
Penulis: Wahyu Hidayat
TVRINews, Surabaya
Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Apel yang digelar di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Rabu (4/2/2026), dipimpin Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce, didampingi pejabat utama Polda Jatim serta Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Dalam operasi ini, Polda Jawa Timur menyiagakan total 5.020 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Jatim, jajaran Polres, serta unsur terkait lainnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan bahwa secara khusus Polda Jatim menyiagakan 395 personel, sementara sisanya berasal dari jajaran kewilayahan dan instansi pendukung.

“Untuk Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polda Jatim menyiagakan 395 personel. Namun secara keseluruhan, personel gabungan yang dilibatkan mencapai 5.020 personel, termasuk dari Polres jajaran,” ujar Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan berlangsung selama 14 hari dengan fokus pada kegiatan sosialisasi, serta langkah preemtif dan preventif. Sasaran utama operasi ini adalah armada angkutan umum, khususnya angkutan penumpang.
“Menjelang Operasi Ketupat nanti, kami memastikan seluruh unsur dalam lima pilar keselamatan, seperti Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya, siap menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing,” jelasnya.
Dalam operasi ini, Polda Jatim juga akan melaksanakan ramp check secara serentak di seluruh 39 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Kami akan melaksanakan ramp check secara menyeluruh terhadap armada angkutan umum, khususnya bus penumpang, di seluruh wilayah Jawa Timur,” tambahnya.
Menurut Kombes Pol Iwan, pihaknya telah mendata perusahaan otobus di masing-masing daerah. Tim gabungan tingkat provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota akan melakukan pemeriksaan langsung di pool kendaraan bus.
Ramp check meliputi pemeriksaan sistem kemudi, sistem pengereman, sistem kelistrikan, mesin, kelayakan bodi kendaraan, serta kondisi ban. Sementara itu, Dinas Perhubungan bertindak sebagai leading sector dalam pemeriksaan teknis kendaraan.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi dan kondektur juga dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dokkes Polri untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun zat berbahaya.
“Operasi keselamatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri dan lingkungan, serta mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” tegas Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini, Polda Jawa Timur berharap kesiapan angkutan umum semakin optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
Editor: Redaksi TVRINews
