
Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kab. Lombok Timur
Arus mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur menuju Pulau Sumbawa mulai menunjukkan peningkatan. Lonjakan penumpang dan kendaraan diperkirakan terus terjadi menjelang puncak arus mudik.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran serta kenyamanan para pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan di lintasan Pelabuhan Kayangan–Pelabuhan Poto Tano.
“Kami telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran serta kenyamanan para pemudik, termasuk penataan parkir kendaraan, penyediaan tenda dan ruang tunggu penumpang, serta peningkatan pengamanan di area dermaga dan kapal,” ujar Erlisetya Wahyudi, Senin, 16 Maret 2026.
Selain itu, seluruh petugas juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan dan penumpang agar proses penyeberangan berjalan tertib dan lancar, terutama menjelang puncak arus mudik.
Pada mudik Lebaran tahun ini, ASDP menyiapkan 24 armada kapal untuk melayani penyeberangan di lintasan Kayangan–Poto Tano. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 kapal akan beroperasi aktif setiap hari untuk melayani penumpang dan kendaraan yang menyeberang antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Penyediaan armada tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan jumlah pemudik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, penyeberangan masih didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang jumlahnya mencapai ratusan unit setiap hari.
Sementara itu, salah seorang pemudik, Indayani, mengaku perjalanan mudik tahun ini terasa lebih nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena tersedianya berbagai fasilitas pendukung di pelabuhan.
“Perjalanan mudik tahun ini terasa lebih nyaman karena fasilitasnya lebih lengkap. Kami juga bisa memanfaatkan layanan posko kesehatan yang tersedia di pelabuhan,” kata Indayani.
Ia juga menilai proses pembelian tiket transportasi kini jauh lebih mudah karena dapat dilakukan secara daring melalui berbagai platform. Kemudahan tersebut memungkinkan calon pemudik memesan tiket jauh hari sebelum keberangkatan sehingga dapat menghindari kehabisan tiket.
Selain itu, sistem pembelian tiket secara daring juga dinilai membantu mengurangi kepadatan di loket penjualan tiket pada hari keberangkatan.
Editor: Redaktur TVRINews
