Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Lumajang
Danau Ranu Pakis di Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Lumajang menyusut. Debit air pada danau dengan luas 112 hektare yang biasanya dipenuhi air tawar ini menyusut atau berkurang drastis hingga lima meter dari tepi danau.
Penyusutan air tawar di danau sedalam 26 meter ini terjadi sejak musim kemarau melanda Lumajang.
Akibatnya, sejumlah kolam keramba hingga perahu tradisional juga tak lagi bisa dimanfaatkan karena air danau menyusut.
"Danau Ranupakis menyusut karena musim kemarau yang terjadi sekitar dua bulan. Kalau tidak ada hujan ya bertambah surut," ujar salah satu warga, Atik kepada tvrinews.com.
Jika musim kemarau ini terjadi hingga dua bulan ke depan, tidak hanya kebutuhan air warga yang terancam, namun puluhan hektare lahan pertanian juga terancam kekeringan.
" Kami akan semakin sulit memenuhi keperluan sehari-hari jika musim kemarau terus berlangsung hingga dua bulan kedepan", tambahnya.
Bahkan tidak hanya itu puluhan hektar lahan pertanian juga akan terancam gagal panen.
Warga masyarakat berharap pihak terkait dapat membantu persoalan kekeringan di Desa Ranu Pakis. Droping air bersih atau membuat sumur bor di Wilayah ini.
Baca Juga: Pj Gubri bersama KONI Motivasi Atlet Anggar Capai Target 7 Medali Emas
Editor: Redaktur TVRINews
