Penulis: Paino
TVRINews, Lingga
Ratusan warga Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, bergotong royong memperbaiki jalan penghubung antarkecamatan dan empat desa yang hingga kini belum pernah dibangun secara permanen.
Jalan tanah sepanjang 3,5 kilometer tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju pusat perekonomian. Namun, kondisinya kerap rusak parah, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan mobilitas warga sehari-hari.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut, warga melakukan berbagai upaya perbaikan, mulai dari membersihkan semak yang menutupi badan jalan, menimbun lubang, hingga memindahkan batu-batu besar yang terbawa arus air hujan.
Camat Singkep Selatan, Munzilin Hasibuan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan murni inisiatif masyarakat demi memperbaiki kondisi jalan agar lebih layak dilalui kendaraan.
“Gotong royong ini murni inisiatif warga untuk memperbaiki jalan agar bisa dilalui dengan lebih mudah oleh kendaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan jalan tersebut sebenarnya telah berulang kali diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, hingga saat ini pembangunan permanen belum juga terealisasi.
“Jalan ini setiap tahun diusulkan, tetapi belum masuk rencana pembangunan karena menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui APBN,” kata Munzilin.
Warga setempat sangat berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut, mengingat perannya yang sangat vital dalam menunjang aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat di empat desa tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
