
Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kabupaten Lombok Tengah
Memasuki bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami kenaikan signifikan. Komoditas yang terdampak antara lain cabai merah kecil, daging sapi, serta beberapa jenis sayuran.
Di Pasar Praya, harga cabai merah kecil naik dari Rp120 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram. Daging sapi juga mengalami kenaikan dengan harga yang sama, dari Rp120 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram. Sementara itu, harga kangkung meningkat dari Rp2.000 menjadi Rp4.000 per ikat.
Seorang pedagang sayur mayur di Praya, Nur, mengatakan kenaikan harga cabai terjadi pada hari pertama puasa, setelah sebelumnya bertahan di angka Rp120 ribu per kilogram.
“Kenaikan ini karena pasokan cabai banyak berasal dari luar Lombok Tengah. Selain itu, musim hujan membuat petani di sini lebih banyak menanam padi dibanding cabai,” ujar Nur, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menambahkan, kenaikan harga daging sapi dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan selama Ramadan.
Di sisi lain, seorang pembeli, Nurjana, menilai kenaikan harga bukan persoalan utama selama stok kebutuhan pokok tetap tersedia.
“Yang penting barangnya ada. Kalau stok aman, kebutuhan rumah tangga selama Ramadan tetap bisa terpenuhi,” kata Nurjana.
Meski terjadi kenaikan harga, aktivitas jual beli di pasar tradisional pada hari pertama Ramadan terpantau tetap normal. Ketersediaan bahan pokok pun masih dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Editor: Redaktur TVRINews
