
Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews, Cirebon
Menjelang momen Hari Raya Idulfitri, para pengrajin parsel atau bingkisan Lebaran di Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebanjiran pesanan. Tradisi masyarakat memberikan parsel kepada keluarga maupun rekan kerja menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha musiman ini.
Permintaan parsel yang meningkat setiap tahun membuat bisnis bingkisan Lebaran semakin menjanjikan.
Salah satu pengrajin parsel di Kabupaten Cirebon bahkan menerima pesanan hingga ratusan paket dari berbagai daerah di luar Kota Cirebon. Di rumah produksinya, seorang pengusaha parsel bernama Karina tampak sibuk merangkai pesanan bersama dua orang karyawannya. Mereka menata berbagai jenis makanan dan kebutuhan Lebaran ke dalam kemasan parsel yang menarik.

Karina mengaku peningkatan pesanan sudah mulai dirasakan sejak Januari hingga memasuki bulan suci Ramadan. Usaha yang dirintis bersama suaminya sejak empat tahun lalu ini bahkan mengalami peningkatan permintaan hingga seratus persen dibandingkan hari biasa.
“Lumayan banyak pesanan dari luar kota, ya mempermudah untuk memberikan parsel hari raya Idul Fitri. Dua bulan sebelum puasa sudah open pre-order, jadi pas mendekati Lebaran orderan sudah penuh,” ujar Karina, pemilik usaha parsel, Sabtu, 14 Maret 2026.
Parsel yang dirangkai berisi berbagai macam makanan, seperti kue kering, makanan ringan, sirup, permen hingga bahan kebutuhan pokok lainnya. Isi parsel tersebut juga dapat disesuaikan dengan permintaan dari para pemesan.
Mayoritas pemesan berasal dari kalangan perorangan dibandingkan instansi. Dalam satu hari, Karina bersama dua karyawannya mampu menyelesaikan sekitar 50 paket parsel.
Salah seorang pelanggan, Salsa, mengaku sudah lama menjadi langganan dan rutin memesan parsel setiap menjelang Lebaran untuk dibagikan kepada keluarga.
“Saya sudah sering pesan di sini, sudah langganan juga buat keluarga. Nanti dikirim saat Lebaran. Sekarang pesan tiga parsel karena keluarga cukup banyak,” kata Salsa.
Parsel Lebaran tersebut dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per paket, tergantung isi dan ukuran parsel. Pemesannya pun tidak hanya berasal dari wilayah Cirebon, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar kota.
Berkat usaha parsel ini, Karina mengaku dapat memperoleh tambahan penghasilan yang cukup menjanjikan, terutama saat mendekati perayaan Idulfitri
Editor: Redaktur TVRINews
