Penulis: Warsito
TVRINews, Lampung
Masyarakat menginisiasi gerakan merdeka sampah di aliran anak sungai Way Sekampung. Gotong royong bersih sungai, bertujuan sebagai pemantik kesadaran masyarakat tentang perilaku buang sampah sembarangan. Suasana di daerah perbatasan antara Kota Metro dan Lampung Timur, Minggu pagi tidak seperti biasanya.
Tampak sejumlah masyarakat di daerah sekitar jembatan penghubung antara Kelurahan Iringmulyo Metro Timur dan Desa 38 Banjarejo, Batanghari, berkumpul di aliran anak sungai Way Sekampung. Mereka mengkampanyekan gerakan merdeka sampah lewat aksi bersih-bersih sungai. Gotong royong di inisiasi sejumlah warga Desa Banjar Rejo yang tergabung di forum pemuda karya mandiri.
Baca juga: Disperindag Pastikan Stok Gas Elpiji Aman
Aksi ini berangkat dari keprihatinan melihat kondisi aliran Way Sekampung masih kerap ditumpuki sampah yang mayoritas sampah plastik. Masyarakat menilai sampah menjadi persoalan klasik wilayah perkotaan yang butuh penanganan semua pihak. Tumpukan sampah dituding menjadi salah satu pemicu terjadinya banjir saat musim hujan, karena yang menghambat aliran air.
Keberadaan sungai Way Sekampung memiliki banyak manfaat untuk masyarakat. Selain sebagai tadah hujan dan menjadi rumah sejumlah biota air tawar, sungai ini juga mengaliri sejumlah irigasi tersier sebagai sumber pasokan air petani yang membentang di sebagaian wilayah Metro, Lampung Tengah. dan Lampung Timur. Masyarakat berharap, aksi ini dapat memberi motivasi kepada yang lain, sehingga mereka bisa lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Editor: Redaktur TVRINews
