Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) mendorong masyarakat memanfaatkan pelayanan pada loket prioritas yang ada di Kantor ATR/ BPN Surabaya.
AHY disambut meriah oleh karyawan karyawati dan staf dengan yel-yel selamat datang Pak AHY.
Menteri ATR/BPN yang juga putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berkeliling melihat layanan pada loket prioritas di Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1, pada Jumat kemarin 19 April 2024.
"Saya keliling melakukan office tour ke ruang kantor termasuk berdialog dengan pegawai ATR/BPN. Dengan demikian kita bisa dapatkan gambaran langsung pengecekan organisasi menyeluruh mulai dari pusat, daerah, provinsi dan kabupaten kota untuk meningkatkan disiplin kinerja secara profesional dan pelayanan maksimal kepada masyarakat," Kata AHY kepada TVRINews,com.
AHY berkeliling untuk melihat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dirinya juga menghimbau agar tidak segan melakukan pemeriksaan tanah yang dimiliki termasuk mendapatkan pendampingan dari petugas ATR/BPN jika terdapat sengketa sertifikat.
AHY juga mengajak masyarakat memanfaatkan loket prioritas di BPN Surabaya 1.
"Ada loket prioritas yang dibuka khusus bagi masyarakat tanpa kuasa. Artinya pemilik sendiri yang mengurus dan datang ke kantor pertanahan," tambah AHY.
Di Kantor Pertanahan Surabaya 1 ini juga terdapat layanan lain yakni pengurusan sertifikat Sabtu dan Minggu artinya masyarakat yang tidak bisa mengurus di hari Senin hingga Jumat karena kerja bisa mengurus persoalan sertifikat tanah pada akhir pekan.
"Dengan layanan ini tentu bisa memberikan kemudahan bagi warga dan bisa diurus tanpa perantara atau calo," ujar AHY.
Dalam kunjungan kedua pasca dilantik menjadi Menteri ATR/BPN. AHY didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang, Gabriel Triwibawa, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati dan Staf Ahli Bidang Informasi & Teknologi serta Plt Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Jonahar.
Editor: Redaktur TVRINews
