
Penulis: Rini
TVRINews, Kalimantan Selatan
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) menargetkan capaian imunisasi pada tahun 2026 dapat kembali memenuhi target provinsi setelah mengalami penurunan pada 2025. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kalsel, Dr. H. Anhar Ihwan menjelaskan, capaian imunisasi tahun lalu hanya sebesar 74,35 persen, turun dari target 80 persen dan dibandingkan capaian 2024 yang mencapai 81,36 persen.
“Dari target kita 80 persen di provinsi, tahun 2025 hanya tercapai 74,35 persen, turun dari 2024 yang sekitar 81,36 persen. Salah satu kendala utama adalah keterlambatan pengiriman stok vaksin, sehingga target tidak tercapai. Namun, kami akan mengejar ketertinggalan ini pada 2026,” kata Dr. Anhar, Kamis (12/2/2026).
Untuk mewujudkan target tersebut, Dinkes Kalsel menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain percepatan imunisasi di kabupaten/kota serta penguatan komunikasi lintas sektor di berbagai jenjang. Selain itu, ketersediaan stok vaksin pada triwulan pertama tahun ini dipastikan aman.
Dr. Anhar menekankan pentingnya imunisasi, yang mampu mencegah lebih dari 40 penyakit berbahaya.
“Imunisasi memberikan manfaat krusial, baik bagi individu maupun masyarakat luas, melalui pembentukan kekebalan kelompok atau herd immunity,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah ini, Dinkes Kalsel optimis target imunisasi 2026 dapat tercapai, sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dari penyakit menular yang berpotensi menimbulkan risiko serius.
Editor: Redaksi TVRINews
