
Zulkifli Syukur Jadi Asisten Pelatih Timnas U-23
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Timnas Indonesia U-23 resmi memulai pemusatan latihan (TC) di Jakarta untuk menghadapi Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar pada 20 Juni hingga 14 Juli mendatang.
Turnamen ini akan berlangsung di dua kota, Jakarta dan Bekasi, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai venue utama.
Sebagai tuan rumah, Timnas U-23 menargetkan meraih hasil terbaik, termasuk menjuarai turnamen Asia Tenggara tersebut. Pelatih kepala Gerald Vanenburg memanggil 28 pemain untuk mengikuti TC.
Sejumlah nama mencuri perhatian, termasuk Jens Raven yang bermain di FC Dordrecht, Belanda, Kadek Arel Priyatna dari Bali United, serta Kakang Rudianto dari Persib Bandung. Ketiganya akan bersaing bersama pemain lainnya untuk mendapatkan tempat di skuad utama Garuda Muda.
Baca Juga: Riau Takluk 2–1 dari Jateng di Semifinal Piala Menpora
Manajer Timnas U-23 Ahmed Zaki Iskandar menuturkan persiapan tim kini berjalan secara menyeluruh.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah bergabungnya mantan pemain timnas senior Zulkifli Syukur dalam tim kepelatihan. Ia dipercaya sebagai asisten pelatih mendampingi Vanenburg.
“Coach Zulkifli memang dipilih langsung oleh Coach Gerald. Setelah ada proses seleksi di BTN, beberapa nama diserahkan ke Coach Gerald dan beliau memilih Zulkifli Syukur sebagai asisten pelatih,” kata Zaki ketika ditemui wartawan termasuk tvrinews.com di Stadion Madya, Jakarta, Senin, 23 Juni 2025.
Menurutnya, kehadiran Zulkifli akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi tim, terutama dalam hal transfer pengetahuan dan pengalaman.
“Ini baik sekali untuk alih pengetahuan dan pengalaman. Mudah-mudahan bisa menjadi pengalaman penting juga bagi Coach Zulkifli,” ujar Zaki.
Tim pelatih kini sudah lengkap, mulai dari asisten pelatih, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis tim. Seluruh elemen telah siap bekerja maksimal selama tiga pekan ke depan menuju pertandingan perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli.
Zaki juga berharap dukungan masyarakat Indonesia bisa menjadi dorongan moral besar bagi para pemain muda.
“Kita butuh dukungan publik. Mereka bermain di rumah sendiri, dan itu harus jadi motivasi,” tutur Zaki.
Editor: Redaktur TVRINews
