Penulis: Ashar
TVRINews, Jambi
Ratusan hektar tanah pertanian di Kabupaten Kerinci Mengering akibat cuaca panas.
Kekeringan lahan itu membuat ratusan hektar lahan persawahan terancam gagal tanam dan panen.
Meski sejumlah lahan pertanian di kabupaten kerinci masih tampak hijau, namun tanaman padi di Persawahan Milik Warga ini terancam mati. Kekeringan yang terjadi sejak dua bulan terakhir ini membuat ratusan hektar lahan persawahan di sejumlah kecamatan terancam gagal panen dan gagal tanam.
“Sudah dua bulan sawa tidak diairi karena hujan tidak kunjung turun sehingga membuat tanah retak dan dipastikan panen kali ini akan gagal,” kata Petani Nurmah pada Senin, 9 Oktober 2023.
Tanaman padi yang baru 30 hari itu mulai mengering dan tumbuh tidak sempurna, akibat tidak mendapat pasokan air.
Petani menyayangkan, sumur bor yang dibangun Pemerintah pada tahun 2015 di area lahan persawahan itu tidak pernah berfungsi untuk membantu mengairi lahan persawahan mereka.
“Biasanya air yang mengalir dari bukitpun sekarang sudah mongering,’’ujar Petani Ego.
Menyikapi situasi itu, saat ini petani di Kabupaten Kerinci hanya dapat pasrah dan berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera turun tangan menanggulangi kekeringan.
Editor: Redaktur TVRINews
