
Penulis: Apriansah Karim
TVRINews, Palembang
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul dan berintegritas melalui pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas Seleksi Program Pendidikan S-2 STIK Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK RPL Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026 tingkat Panda Polda Sumsel.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumsel, Sudrajad Hariwibowo, di Mapolda Sumsel. Prosesi ini menjadi tahapan awal dalam proses seleksi yang bertujuan mencetak perwira Polri dengan kapasitas kepemimpinan strategis.

Sebanyak 18 peserta mengikuti pengambilan sumpah, terdiri dari 16 personel pria dan dua personel wanita. Mereka berkomitmen menjalani seluruh tahapan seleksi secara jujur, profesional, dan bebas dari praktik penyimpangan.
Proses seleksi dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Polda Sumsel dan diawasi langsung oleh Itwasda serta Bidpropam Polda Sumsel. Pengawasan internal tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam sistem pembinaan SDM Polri.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain jajaran Biro SDM, Wadir Intelkam, serta unsur Biddokkes. Keterlibatan lintas fungsi ini bertujuan memperkuat objektivitas dan validitas seleksi sebelum dilanjutkan ke tahap verifikasi administrasi oleh SSDM Mabes Polri.
Program pendidikan S-2 STIK dirancang bukan hanya sebagai peningkatan jenjang akademik, tetapi juga sebagai wadah pembentukan perwira Polri yang mampu berpikir strategis, berbasis riset, serta adaptif terhadap dinamika keamanan nasional dan global. Lulusan program ini diproyeksikan menjadi pengambil kebijakan di tingkat satuan yang mampu mengintegrasikan pendekatan operasional dengan analisis kebijakan publik.
Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, menegaskan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam pembinaan karier personel Polri.
“Seleksi ini bukan sekadar tahapan administratif, melainkan komitmen moral. Pakta integritas yang ditandatangani hari ini adalah kontrak kehormatan kepada institusi dan masyarakat,”kata Kombes Pol Sudrajad.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan bahwa kualitas pelayanan publik Polri sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.
“Polda Sumsel memastikan proses seleksi berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. SDM unggul adalah fondasi kepercayaan publik,”ungkap Nandang.
Pelaksanaan Seleksi S-2 STIK 2026 ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang Polri dalam menyiapkan pemimpin yang berintegritas, analitis, dan responsif terhadap tantangan keamanan modern, sekaligus memperkuat transformasi Polri menuju institusi yang profesional dan modern.
Editor: Redaksi TVRINews
