
Penulis: Erasmus Nagi Noi
TVRINews - Kupang
Umat Katolik di seluruh dunia merayakan misa Minggu Palma sebagai penanda dimulainya Pekan Suci, yakni rangkaian peristiwa iman mengenang sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus demi penebusan dosa umat manusia. Di mana, di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, ribuan umat Katolik Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua turut ambil bagian dalam perayaan Minggu Palma.
Misa pertama dipimpin oleh Pater Amandus Pius Labetubun, SVD. Perayaan diawali dengan pemberkatan daun palma yang dilaksanakan di depan Gua Maria. Setelah itu, umat memasuki gereja sambil membawa daun palma dan melantunkan nyanyian pujian yang menggambarkan sukacita menyambut kedatangan Tuhan.
Dalam homilinya, Pater Amandus mengajak umat untuk membuka hati dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.
“Dalam momentum ini kita diajak untuk memberikan seluruh diri kita dalam menyambut Tuhan. Mungkin kita tidak punya hal-hal besar dan mewah tetapi ketika hati kita bersedia menerima Tuhan, maka itulah harta terbesar yang kita punya dengn hati yang terbuka dan gembira menerima Dia,” ucap Pater kutip Senin, 30 Maret 2026
Ia juga menegaskan bahwa pujian kepada Tuhan merupakan ungkapan kerinduan akan keselamatan, sebagaimana makna seruan Hosana yang berarti permohonan agar diselamatkan.
“Dengan semangat yang sama dengan mereka yang dahulu menyambut mengelukan Yesus, kita pun saat ini diajak untuk berarak sembari menyanyikan kidung-kidung, lagu-lagu pujian kebesaran Tuhan dalam hidup kita, sambil berdoa mengelukan Yesus. Semoga hidup kita pun menjadi sebuah ziarah penuh dengan pujian kepada Tuhan Raja yang maha kuasa,” ujar Pater Amandus berharap.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah 2026, Jody Parera, menyampaikan bahwa kelancaran perayaan Minggu Palma tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia dan umat.
“Setelah menerima SK Panitia Paskah 2026 dari Pastor Paroki yang mempercayakan kepada kami Wilayah IV yaitu KUB Santa Klara, KUB Santo Fransiskus Saverius dan KUB Santa Theresia dari Kanak - Kanak Yesus, kami langsung bergerak cepat, dua minggu sebelum perayan menyiapakan segala kebutuhan dalam menyukseskan perayaan Paskah seperti dimulai hari ini. Puji Tuhan hari ini sukses berkat dukungan dari semua panitia terlibat aktif dengan menyiapkan daun palma, merias gereja serta selesai misa langsung dibersihkan. saya juga berharap perayaan puncak nanti dalam Tri hari Suci juga bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan jadwal rangkaian Tri Hari Suci di Paroki tersebut. Misa Kamis Putih akan dilaksanakan pada 2 April 2026 pukul 17.00 Wita dan 19.30 Wita. Jumat Agung pada 3 April 2026 diawali dengan Jalan Salib pukul 08.00 Wita, dilanjutkan ibadat pukul 12.00 Wita dan 15.00 Wita.
Sementara itu, Sabtu Suci pada 4 April 2026 akan digelar dua kali misa pada pukul 17.00 Wita dan 19.30 Wita. Sedangkan perayaan Minggu Paskah pada 5 April 2026 akan dilaksanakan pukul 06.00 Wita dan 08.00 Wita.
Melalui perayaan ini, umat diharapkan semakin memaknai perjalanan iman selama Pekan Suci hingga puncaknya pada Hari Raya Paskah.
Editor: Redaksi TVRINews
