
Banjir Rendam Permukiman di Tapin Selatan, Ratusan Warga Terdampak
Penulis: Ibnu Sina
TVRINews, Kabupaten Tapin
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapin dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah wilayah. Dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Tapin Selatan dilaporkan terdampak genangan air.
Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Tambarangan dengan 531 jiwa, Desa Sawang sebanyak 184 jiwa, serta Desa Rumintin dengan 117 jiwa. Selain permukiman warga, satu musala juga ikut terendam akibat luapan air.
Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari 30 hingga 50 sentimeter. Genangan juga merambah ke sejumlah ruas jalan dengan ketinggian antara 5 hingga 30 sentimeter, sehingga menghambat aktivitas warga sehari-hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapin, Murdiansyah, menyebut total warga yang terdampak mencapai 838 jiwa. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar rumah warga sempat kemasukan air.

“Ketinggian air diperkirakan mencapai 50 sentimeter, rata-rata berada di badan jalan dan depan rumah, serta sebagian sudah masuk ke dalam rumah warga. Saat ini kondisi air mulai mengalami penurunan karena curah hujan beberapa hari terakhir berkurang. Namun, ketinggian air masih berpotensi meningkat kembali jika terjadi hujan deras dalam beberapa hari ke depan,” jelas Murdiansyah saat ditemui pada Selasa 14 April 2026.
Saat ini, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut seiring menurunnya intensitas hujan. Meski demikian, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Tapin dalam beberapa hari ke depan.
Editor: Redaksi TVRINews
