
Penulis: Mukhtarom
TVRINews, Pemalang
Jelang Idul Fitri 1447 H, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tegal dan Pemkab Pemalang kembali menyalurkan bantuan pangan untuk 235.245 KK penerima manfaat di 14 kecamatan. Pelepasan distribusi bantuan pangan ini digelar di halaman Pendopo Bupati Pemalang, pada Sabtu sore, 14 Maret 2026.
Adapun paket bantuan pangan tersebut berupa beras 10 kg sebanyak dua kantong, dan 4 liter minyak goreng "Minyakita".
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro dan Kepala Bulog Cabang Tegal, Agung Rachman, melepas secara langsung dua armada truk menuju ke lokasi distribusi bantuan pangan ke Desa Lawangrejo, Kecamatan Pemalang.
“Hari ini penyaluran cadangan pangan berupa beras dan minyak. Beras itu ada 20 kg, terus kemudian minyak itu 4 liter untuk seluruh 14 kecamatan. Jadi penerima manfaat untuk tahun ini bertambah 100.000, dari semula kemarin 135.000, sekarang 235.245 jiwa," terang Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang.
Anom menambahkan, penyaluran bantuan pangan ini kemungkinan akan dilakukan hingga paska lebaran idul fitri.
“Penyalurannya ini menjelang hari raya, nanti kalau ketersediaan minyaknya belum mencukupi kita lanjutkan setelah pasca Lebaran,” imbuhnya.

Menurutnya penyaluran bantuan pangan jelang lebaran Idul Fitri dapat membantu warga dalam merayakan idul fitri, sekaligus dapat mengendalikan inflasi daerah jelang hari raya.
“Ya tentunya masyarakat tidak kesulitan untuk menghadapi hari raya. Kalau kami di Pemda tentunya menjadi penyangga harga ya, menstabilkan inflasi dan tentunya ini masyarakat menghadapi hari raya sudah tenang lah, kebutuhan pangannya sudah bisa kita bantu,” pungkas Anom.
Kepala Bulog Cabang Tegal, Agung Rachman, mengatakan saat ini stok beras di gudang Bulog Tegal dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan maupun menghadapi hari raya lebaran Idul Fitri.
"Alhamdulillah untuk bantuan pangan periode Februari dan Maret kita mulai berjalan dari Batang hingga Tegal dan akan dilanjutkan setelah lebaran. Stok beras di wilayah Pemalang, stok sampai saat ini 18.000 ton, dan akan bertambah sesuai musim panen, kita akan lakukan serapan secara maksimal agar stok beras di Pemalang terjaga," ujarnya.
Bulog Tegal juga akan mendistribusikan minya goreng merek "Minyakita" baik untuk bantuan pangan maupun ke pasar, agar hanga minya goreng dipasaran stabil.
"Minyak juga sama, Bulog dapat penugasan menyalurkan Minyakita, selain untuk bantuan pangan juga distribusi umum, agar stok dan harga di pasaran stabil seauai HET (harga eceran tertinggi)," kata Agung Rochman.
Bantuan pangan sangat dirasakan masyarakat penerima manfaat, salah satunya Siti Alfiyah, warga Desa Lawangrejo. Wanita dengan status janda ini merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"sangat senang sekali, karena bermanfaat apalagi lebaran, bisa untuk bikin ketupat dan lontong serta zakat fitrah. Ini sangat membantu kebutuhan pokok di rumah. Harapannya bisa berkelanjutan karena sangat membantu sekali," ujarnya usai menerima bantuan pangan secara simbolis di Pendopo Bupati Pemalang.
Editor: Redaktur TVRINews
