Penulis: Nur Azizah
TVRINews – Maros
Program YESS Gandeng BRI dan PLUT Maros Dorong Transformasi Anak Muda di Sektor Pertanian Lewat Literasi Keuangan dan Akses Permodalan Modern
Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, 50 petani muda di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mendapatkan bekal berharga untuk menghadapi masa depan pertanian yang lebih adaptif dan modern. Mereka tak hanya belajar bertani, tapi juga diajak memahami cara mengelola keuangan, mengakses permodalan, hingga mengenal pentingnya legalitas usaha dalam pelatihan literasi keuangan dasar yang digelar Program YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Services).
Bertempat di Kecamatan Bontoa, pelatihan ini hadir sebagai respon atas kebutuhan petani milenial yang tak hanya harus kuat di lapangan, tapi juga tangguh dalam hal finansial. Dalam pelatihan ini, peserta dibekali dengan berbagai topik penting—mulai dari pengelolaan keuangan pribadi, dasar-dasar literasi keuangan, hingga pemanfaatan layanan perbankan digital dan skema permodalan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Pelatihan ini bertujuan agar peserta memiliki pemahaman kuat tentang literasi keuangan, sehingga mereka dapat meningkatkan usaha mereka di bidang UMKM,” ungkap Ardhyanta, Finansial Advisor Program YESS, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi keberlangsungan usaha tani generasi muda.
Program YESS sendiri merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian yang didukung International Fund for Agricultural Development (IFAD), dan dirancang khusus untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda di sektor pertanian.
Sementara itu, Tak hanya produk tabungan dan investasi, peserta juga dikenalkan pada KUR sebagai opsi modal usaha yang ramah bagi pelaku usaha kecil menengah.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menanamkan mindset keuangan yang sehat—mulai dari menyisihkan penghasilan untuk dana darurat hingga berinvestasi. Dan tentu saja, BRI siap mendukung usaha mereka lewat akses pinjaman KUR,” terang Wahida Laga, Manager Bisnis Mikro BRI Maros.
Pelatihan ini bukan hanya tentang angka dan neraca, tapi tentang memberi arah baru bagi generasi muda pertanian. Dengan dukungan dari berbagai pihak, para petani muda diharapkan mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha pertanian modern yang mampu bersaing, berkembang, dan membawa perubahan positif di lingkungannya.
Baca Juga: Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan Lintas Sumatera, Batu Bara
Editor: Redaktur TVRINews
