Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN), untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa.
Hal itu disampaikan Yandri saat menjadi keynote speaker dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pergunu dan JKSN di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Surabaya, Jumat, 13 Februari 2026.
Menurutnya, jika seluruh desa di Indonesia dikelola dengan baik, maka pada hakikatnya Indonesia juga akan terurus dengan baik. Ia menegaskan, pembangunan desa menjadi kunci pembangunan nasional.
“Saat ini tagline di Kemendes PDT adalah ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’. Artinya, ketika desa dibangun, otomatis Indonesia juga ikut terbangun,”kata Yandri.
Yandri menjelaskan, Indonesia memiliki 75.266 desa yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Dengan jumlah yang sangat besar tersebut, pembangunan desa tidak mungkin dilakukan hanya oleh Kementerian Desa dan PDT semata.
Karena itu, pihaknya menggandeng berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, sektor swasta, hingga organisasi masyarakat untuk bersama-sama membangun desa.
“Perlu kolaborasi, perlu kerja sama. Seperti yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan Superman, tetapi Super Team,”ungkap mantan Wakil Ketua MPR RI tersebut.
Ia menambahkan, mayoritas program prioritas Presiden Prabowo saat ini berada di desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).
Untuk itu, Yandri mengajak Pergunu dan JKSN beserta jaringan organisasinya hingga tingkat desa agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran aktif dalam menyukseskan program-program ekonomi kerakyatan tersebut.
Selain mendukung program pemerintah, ia juga mendorong kolaborasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa, baik secara lahir maupun batin, serta menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki desa.
“Kolaborasi antara Kemendes PDT dengan Pergunu dan JKSN penting untuk meningkatkan SDM desa. Semua potensi yang ada harus bisa disinergikan,”jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mendes Yandri turut didampingi Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Perdesaan (PDP) Kemendes PDT Nugroho Setijo Nagoro, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPSDMPM) Agustomi Masik, serta Staf Khusus Menteri Muhammad Afif Zamroni.
Editor: Redaktur TVRINews
