
Manajemen Jatim Park I Minta Maaf dan Bertanggung Jawab atas Insiden Wahana Pendulum
Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Malang
Manajemen Jatim Park I akhirnya angkat bicara terkait insiden jatuhnya seorang remaja dari wahana Pendulum 360 derajat yang terjadi pada Selasa, 8 April 2025.
Kejadian ini mengakibatkan korban berinisial RDP (14), warga Kota Malang, mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh.
Pihak pengelola mengaku bertanggung jawab penuh dan berkomitmen untuk mendampingi korban hingga pulih total.
Dalam keterangan kepada media, Jumat, 18 April 2025, Manajer Marketing Jatim Park, Titiek S. Aryanto mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
“Wahananya langsung kami tutup, karena juga sedang dalam proses hukum, jadi wahana memang harus ditutup,” ujar Titiek.
Ia menegaskan bahwa pihak manajemen langsung melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis sesaat setelah kejadian.
“Alhamdulillah, korban langsung mendapatkan pertolongan dan penanganan medis secara intensif,” tambahnya.
Titiek menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga korban, atas insiden tersebut.
Manajemen juga berjanji akan meningkatkan pengawasan dan keamanan wahana untuk memastikan keselamatan para pengunjung.
“Keselamatan pengunjung jadi prioritas utama. Kami akan terus lakukan pengecekan berkala terhadap seluruh wahana sesuai standar operasional prosedur (SOP),” jelasnya.
Sementara itu, Satreskrim Polres Batu menyatakan telah memeriksa enam orang saksi terkait insiden tersebut. Mereka meliputi korban, orang tua korban, operator, kapten operator, tim medis, dan pihak manajemen.
Penyelidikan oleh pihak kepolisian masih berlangsung. Wahana Pendulum 360 derajat saat ini ditutup hingga penyelesaian proses hukum rampung.
Pasca-kejadian, kondisi korban RDP dilaporkan terus membaik setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Baca Juga: Pemda Fakfak Bangun Sentra Kuliner untuk Dukung UMKM Perempuan
Editor: Redaktur TVRINews
