Penulis: Agustinus Raharja
TVRINews, Lampung
Akibat musim kemarau dan sumber pengairan sangat minim, ratusan hektar sawah di Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, kekeringan dan terancam gagal panen, Ketua kelompok tani Wirabangun Kabupaten Mesuji.
“Usia tanaman padi bervariasi dan masa tanam memang tidak serempak. Dari lahan sawah tadah hujan sekitar 400 hektar, 90 persen terancam kekeringan. Petani coba mengairi sawah dengan menyedot air sungai menggunakan mesin alkon dengan kapasitas terbatas.
Baca juga: 354 Warga Bandar Lampung Akan Terima Bantuan Bedah Rumah
Untuk menyedot air membutuhkan BBM yang cukup banyak sehingga menambah biaya produksi. Semakin jauh sumber air, maka biaya yang dikeluarkan semakin membengkak. Petani mengaku, di sejumlah sawah petani, padi mulai menguning tetapi kondisi lahan sudah retak,” ujar Imam.
Kecamatan Simpang Pematang kabupaten Mesuji merupakan lumbung pangan. Jika pengairan tidak tercukupi karena kemarau maka ratusan hektar sawah terancam gagal panen.
Editor: Redaktur TVRINews
