
Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews, Cirebon
Angin kencang merobohkan atap aula luar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang siswi sempat terjebak di bawah reruntuhan, sementara seorang guru dilaporkan meninggal dunia usai membantu proses evakuasi.
Peristiwa terjadi di area lapangan sekolah saat aktivitas belajar mengajar telah selesai. Atap aula luar ambruk setelah diterjang angin kencang, yang menyebabkan tiang besi penyangga terangkat dari pondasi dan tidak mampu menahan beban bangunan.
Kepala SMAN 1 Susukan, Ukendi Andriyana, mengatakan saat kejadian terdapat tiga siswi yang melintas di area aula luar sekolah.
“Waktu kejadian ada tiga siswi yang baru selesai mengikuti kegiatan belajar dan melintas di area aula. Dua siswi berhasil menghindar, sementara satu siswi kelas 10 terjebak di bawah reruntuhan atap,” ujar Ukendi Andriyana.
Atap aula luar dengan ketinggian sekitar 15 meter tersebut ambruk secara tiba-tiba. Siswi yang terjebak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh guru dan siswa lainnya.
Namun dalam proses penyelamatan, seorang guru Bahasa Inggris bernama Danal Alam dilaporkan meninggal dunia. Korban sempat pingsan setelah membantu evakuasi dan dinyatakan meninggal dunia usai dibawa ke Rumah Sakit Daerah Arjawinangun.
“Siswi berhasil diselamatkan, tetapi salah satu guru yang membantu evakuasi tiba-tiba jatuh pingsan dan dinyatakan meninggal dunia. Dugaan sementara karena serangan jantung,” tambah Ukendi.
Sementara itu, Kapolsek Susukan IPTU Kelani menyampaikan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kami langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya atap aula luar sekolah. Dugaan awal karena faktor cuaca ekstrem berupa angin kencang,” ujar IPTU Kelani.
Pasca kejadian, pihak sekolah meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar bagi 1.061 siswa SMAN 1 Susukan demi alasan keselamatan dan proses evaluasi struktur bangunan.
Pihak sekolah bersama instansi terkait akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan lainnya guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Editor: Redaktur TVRINews
