Penulis: Arif Budi
TVRINews, Bandung
Tekanan terhadap Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, M. Farhan, untuk segera menuntaskan karut-marut pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kian menguat. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, meminta Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat sebelum situasi menjadi tidak terkendali.
Ono menegaskan bahwa polemik ini telah memasuki fase kritis. Menurutnya, nasib ratusan satwa dan keberlangsungan hidup para karyawan berada di ujung tanduk akibat ketidakpastian status pengelolaan.
Dalam keterangannya, Ono mengingatkan bahwa waktu yang tersisa sangat terbatas. Ia meminta Pj Wali Kota Bandung untuk tidak lagi terjebak dalam diskusi yang bersifat wacana.
“Pak Farhan harus sat-set. Jangan berlarut-larut. Kalau lama, semua jadi tidak jelas—orang bingung, satwa juga terancam,” tegas Ono Surono saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Situasi mendesak ini dipicu oleh masa berlaku Nota Kesepahaman antara Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dengan Pemerintah Kota Bandung yang akan berakhir pada 6 Mei 2026.
Bulan April ini dinilai sebagai periode "harga mati" untuk menentukan arah kebijakan. Jika tidak ada keputusan konkret dalam waktu dekat, skenario terburuk mulai disiapkan seperti Relokasi Satwa Pemindahan satwa ke lembaga konservasi lain di Jawa Barat guna menjamin keselamatan nyawa binatang, Audit Operasional Peninjauan ulang seluruh anggaran pakan dan layanan kesehatan.
Bukan hanya soal satwa, Ono juga menyoroti nasib para pekerja di Bandung Zoo. Ketidakjelasan status kerja dan penggajian dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan kualitas perawatan satwa.
“Satwa itu tergantung manusianya. Kalau pegawainya tidak jelas, pasti berpengaruh (ke perawatan),” tambahnya.
Kebutuhan Pakan Memerlukan kepastian anggaran yang stabil setiap bulannya. Kesehatan Satwa Diperlukan tenaga medis yang siap siaga dan rutin melakukan pengecekan.
Status Lahan Masih menjadi perdebatan hukum yang memerlukan ketegasan administratif dari Pemkot Bandung.
Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari M. Farhan. Apakah Bandung Zoo akan tetap menjadi ikon wisata edukasi Kota Kembang, atau justru harus dikosongkan demi keselamatan penghuninya.
Editor: Redaktur TVRINews
