
Penulis: Holdi Efriyansyah
TVRINews, Sumatera Selatan
Olahan ikan gabus menjadi menu unggulan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Menu tersebut disajikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi dan diminati pelajar, termasuk siswa SMA Negeri 3 Prabumulih.
Beragam hidangan berbahan dasar ikan gabus diolah menjadi tekwan, semprul, siomay, dan pempek. Selain digemari, menu ini dikenal memiliki kandungan nutrisi tinggi serta kaya protein.
"Menu tekwannya enak, kita sudah beberapa kali dapat menu MBG tekwan seperti ini, ikan gabus kan kaya gizi," ungkap Yasrin, siswi kelas XI SMA Negeri 3 Prabumulih, dikutip Selasa, 24 Februari 2026.
Hal serupa disampaikan Nur Karim. Ia mengaku senang mendapat menu tekwan ikan gabus karena rutin disajikan setiap bulan. Informasi mengenai kandungan gizi ikan gabus juga cukup dikenal di kalangan pelajar di kota tersebut.
“Setahu saya banyak kandungan gizinya. Kita sering dapat menu tekwan ikan gabus disini, Enak sih ikannya," ungkapnya.
Hasil penelusuran di sejumlah dapur MBG di Prabumulih menunjukkan hanya SPPG Sukajadi yang menggunakan ikan gabus sebagai bahan dasar utama. Dapur lainnya umumnya memakai ikan parang-parang.
Kepala Dapur SPPG Sukajadi, Muhammad Arhab Mutakin, menjelaskan pemilihan ikan gabus didasarkan pada pertimbangan kesehatan dan keamanan konsumsi bagi pelajar.
“Ya betul, dari dapur SPPG Sukajadi kota Prabumulih untuk menu olahan kami menggunakan ikan gabus. Mengapa kami menggunakan olahan ikan giling gabus?, Karena ikan gabus ini, pertama tidak berbau dan juga yang kedua kami meminimalisir terjadinya alergi pada siswa-siswi sekolah,” katanya.
Ia menyebutkan dalam 100 gram ikan gabus terdapat sekitar 80 kalori, serta nutrisi penting seperti lemak, kalsium, fosfor, kalium, vitamin A, zat besi, tembaga, vitamin B2, dan asam lemak omega-3.
Selain itu, ikan gabus memiliki kandungan protein albumin tinggi yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pertumbuhan otot, serta mendukung perkembangan kecerdasan siswa.
“Dengan kandungan yang lengkap, olahan ikan gabus kami jadikan bahan dasar menu MBG seperti menu siomay, tekwan, semprul, dan pempek,” ujar Muhammad Arhab Mutakin.
Program MBG di Prabumulih terus didorong untuk menghadirkan menu bergizi seimbang bagi pelajar. Inovasi olahan ikan gabus menjadi salah satu upaya meningkatkan asupan protein sekaligus menjaga cita rasa yang disukai siswa.
Editor: Redaksi TVRINews
