Penulis: Ibnu Mubarak
TVRINEWS – KOTA BANJARBARU
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan dengan menyambangi para calon prajurit di Resimen Induk Kodam (Rindam) XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru. Dalam agenda tersebut, Menhan memberikan pengarahan langsung terkait pembentukan karakter dan kesiapan dasar sebelum para calon prajurit memasuki dunia kedinasan.
Di hadapan peserta didik, Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa perjalanan menjadi prajurit TNI bukanlah proses singkat. Menurutnya, profesi tersebut menuntut kesiapan mental, ketahanan fisik, serta komitmen kuat untuk mengabdi.
“Setiap dari kalian harus memiliki niat yang benar untuk menjadi prajurit TNI, untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Disiplin dan kepatuhan pada instruksi pelatih menjadi kunci. Jika itu dijalankan dengan baik, proses pendidikan akan berjalan lancar hingga kalian lulus sebagai Bintara,” ujar Menhan.
Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Ali Akhwan, menyampaikan bahwa arahan Menhan akan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan.
Ia memastikan bahwa proses pelatihan akan dilaksanakan dengan standar terbaik, namun tetap mengutamakan keamanan serta kesehatan para calon prajurit.
“Pembentukan calon prajurit baru membutuhkan sosok yang memiliki militansi dan jiwa juang tinggi. Rindam XXII/Tambun Bungai menjadi wadah pembentukan itu. Kami berharap seluruh peserta mampu mengikuti pendidikan dengan jujur, disiplin, dan maksimal, sehingga kelak lahir prajurit yang tangguh dan siap ditempatkan di medan tugas mana pun,” ungkap Brigjen Ali.
Kunjungan Menhan RI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI, khususnya dalam menyiapkan generasi prajurit yang akan memperkokoh pertahanan nasional.
Pesan dan pengarahan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan motivasi para calon prajurit dalam menuntaskan pendidikan dan mengemban tugas di berbagai wilayah, termasuk wilayah strategis di Kalimantan.
Editor: Redaksi TVRINews
