Penulis: Reza Mahendra
TVRINews, Sumsel
Angkutan sungai di Sungai Musi tetap menjadi aspek penting dan menjadi urat nadi bagi perekonomian serta aktivitas kehidupan masyarakat di Kota Palembang.
Meskipun bersaing dengan transportasi darat, moda transportasi sungai ini tetap diminati baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan.
Sungai Musi, yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Sumatera dengan panjang sekitar 750 km, memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah dan perkembangan Kota Palembang.
Pada zaman Kerajaan Sriwijaya, Sungai Musi menjadi jalur utama untuk aktivitas ekonomi, budaya, dan politik. Bahkan saat ini, sejumlah industri masih memanfaatkan transportasi sungai ini, seperti kapal tongkang yang membawa muatan batu bara.
Kepala Dinas Perhubungan Laut dan ASDP Dishub Palembang, Niharmanzah menegaskan pihaknya akan terus melakukan upaya dalam memaksimalkan pemanfaatan Sungai Musi.
“Kami terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan Sungai Musi sebagai salah satu aset penting dalam transportasi dan pariwisata di Kota Palembang,” ucapnya, Minggu, 5 Mei 2024
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan terus berupaya memanfaatkan potensi Sungai Musi sebagai moda transportasi bagi masyarakat maupun sebagai sarana transportasi wisata.
Kendati demikian, pengamat transportasi, Erica Buchari mengatakan harus adanya peningkatan berbagai manfaat dan potensi Sungai Musi, terutama dalam meningkatkan integrasi moda transportasi dari sungai ke darat
"Perlunya peningkatan berbagai manfaat dan potensi Sungai Musi, terutama dalam meningkatkan integrasi moda transportasi dari sungai ke darat," ujar Erica Buchari.
Manfaatkan Sungai Musi untuk moda transportasi cukup tinggi, meskipun ada alternatif jalur darat. Sungai Musi tetap menjadi nadi perekonomian bagi masyarakat dan harus terus dikembangkan serta diperbaiki agar masyarakat tetap merasa nyaman dan aman dalam menggunakan moda transportasi air ini.
Editor: Redaktur TVRINews
