Penulis: Heri Setiawan
TVRINews, Tuban
Peternak ayam petelur di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Jawa Timur berhasil meracik pakan ternak sendiri hingga mampu menekan biaya operasional. Bahkan kualitas produksi telur yang dihasilkan semakin meningkat dan berkualitas.
Berawal dari rasa kegelisahan Akhmad Khasan (22) dengan harga pakan ayam yang semakin melonjak menyebabkan biaya operasional ternak ayam petelur miliknya besar setiap bulan.
Berpikir dan memutar otak, Akhmad Khasan akhirnya berinisiatif meracik sendiri pakan untuk ribuan ayam ternak miliknya. Bahkan dengan sistem yang ia buat sekarang, ia mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Usaha ternak ayam petelur yang dijalaninya sejak pandemi covid 19 lalu ini dengan telaten ia kerjakan dari jumlah ayam belum sebanyak sekarang. Pemuda paruh baya yang baru lulus Sekolah Menengah Atas ini kini menikmati hasil kerja kerasnya.
"Alhamdulilah dengan cara yang saya buat sekarang, meracik pakan ayam ternak secara mandiri, bisa menekan biaya operasional lebih kecil dari biasanya. Karena agak berat juga karena harga pakan asli terus naik. Dengan racikan sendiri ayam petelur bisa menghasilkan telur yang bagus," ujar Akhmad Khasan.
Usaha tidak mengkhianati hasil. Kalimat bijak yang tepat digambarkan oleh seorang Akhmad Khasan. Pemuda yang tidak pantang menyerah, ulet dan sukses menjadi peternak ayam petelur hingga ribuan.
Perbulan, Akhmad Khasan bisa meraup pendapatan 15 sampai 20 juta rupiah. Keuntungan yang sangat fantastis dengan menekan biaya pakan ia bisa mengurangi biaya operasional mengurus ternak ayam miliknya.
Akhmad mengaku untuk pemasarannya telur-telur ayam miliknya dijemput oleh pengepul dan juga ia kirimkan ke sejumlah toko langganannya.
Ketekunan dan inovasinya meracik pakan ternak ayam membuktikan bahwa anak muda juga bisa berwirausaha di bidang peternakan. Dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya bahwa dengan usaha dan upaya seseorang bisa berhasil dalam mewujudkan harapannya.
Akhmad Khasan bukan hanya mampu meraih keuntungan namun juga dapat membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Editor: Redaktur TVRINews
