
Wamendikdasmen Apresiasi SMPN 8 Depok Jalankan Pendidikan Inklusif
Penulis: Saeful Hardi
TVRINews, Depok
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Atip Latipulhayat, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 8 Kota Depok, Cimanggis, untuk meninjau pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah tersebut.
Kedatangan Wamendikdasmen disambut langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan SMPN 8 Kota Depok. Sejumlah siswa-siswi berkebutuhan khusus juga turut menyambut dengan memberikan buket bunga sebagai bentuk apresiasi.
Dalam kunjungannya, Atip meninjau beberapa ruang kelas dan berdialog langsung dengan para guru serta siswa. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam menjalankan pendidikan inklusif sejak tahun 2013. Namun, ia juga menyoroti bahwa fasilitas untuk guru pendamping khusus (GPK) bagi siswa berkebutuhan khusus masih belum optimal.
"Saya melihat semangat sekolah ini luar biasa dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif, meskipun saat ini belum memiliki guru pendamping khusus yang memadai,"kata Atip.
Diketahui, SMPN 8 Kota Depok memiliki sekitar 34 siswa inklusif dari total 1.348 siswa yang terdaftar. Untuk mendukung proses belajar yang optimal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen akan membantu mempersiapkan guru pendamping khusus melalui program pelatihan yang terstandar.
"Kami akan dorong agar sekolah-sekolah inklusif seperti ini mendapatkan dukungan yang layak, termasuk penempatan guru pendamping khusus yang sudah dilatih secara profesional," tambahnya.
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menyampaikan pelaksanaan pendidikan inklusif di smp negeri 8 kota yang telah berlangsung sejak 2013 menunjukkan perkembangan baik meski belum mempunyai guru pendamping khusus, Jumat, 30 Mei 2025.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal perbaikan layanan pendidikan inklusif di Kota Depok serta daerah lainnya di Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews
