
Sinergi Lintas Sektoral Bersihkan Pantai Kuta
Penulis: Yudha Marutha
TVRINews - Badung, Bali
Pemkab Badung kerahkan alat berat dan pelajar guna atasi fenomena sampah kiriman di pesisir Bali
Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat langkah mitigasi terhadap fenomena sampah musiman yang melanda pesisir Pantai Kuta, Bali.
Upaya pembersihan besar-besaran ini melibatkan sinergi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel TNI-Polri, hingga partisipasi aktif dari para pelajar sekolah dasar.
Sebagai ikon pariwisata internasional, Pantai Kuta kerap menghadapi tantangan lingkungan setiap awal tahun akibat angin barat yang membawa limbah laut ke daratan.
Sampah yang didominasi oleh material kayu, plastik, dan residu rumah tangga tersebut sempat memicu kekhawatiran terkait kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.
Aksi gotong royong terpadu dilakukan di sepanjang garis pantai. Selain pengerahan ratusan relawan dan aparatur negara, sejumlah alat berat juga dioperasikan untuk mempercepat evakuasi sampah bervolume besar yang menumpuk di area pasir.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga estetika kawasan wisata.

“Pelaksanaan aksi bersih-bersih secara berkelanjutan sebetulnya sudah rutin dilakukan oleh DLHK Kabupaten Badung dari tahun ke tahun. Untuk kolaborasi dengan TNI, sudah kami mulai sejak tahun lalu. Kita melaksanakan aksi ini setiap hari,” ujar Ida Bagus Gede Arjana. dikutip Rabu 4 Februari 2026.
Meskipun sebagian besar wisatawan memahami bahwa tumpukan sampah tersebut adalah fenomena alamiah akibat cuaca, tuntutan akan pengelolaan limbah yang lebih sistematis terus mengemuka.
Pemerintah setempat merespons hal ini dengan menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk melakukan penyisiran rutin setiap pagi sebelum jam operasional wisata dimulai.
Keterlibatan pelajar sekolah dasar dalam kegiatan ini juga membawa misi edukasi jangka panjang. Pemkab Badung berharap, dengan melibatkan generasi muda secara langsung, kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai dan laut dapat terbentuk sejak dini.
Persoalan sampah kiriman ini dipandang bukan sekadar masalah lokal, melainkan tantangan ekologis yang memerlukan solusi lintas wilayah. Melalui penguatan koordinasi dan modernisasi alat pengangkutan,
Pemkab Badung berupaya memastikan Pantai Kuta tetap menjadi destinasi unggulan yang bersih dan nyaman bagi turis mancanegara maupun domestik
Editor: Redaksi TVRINews
