Penulis: Arif Budi
TVRINews, Bandung
Sudah beberapa Minggu terakhir sumber pasokan cadangan air baku Perumda Tirtawening yakni Situ Cileunca dan Situ Cupanunjang mengalami penyusutan debit air hingga 50 persen. Biasanya suplai air baku dari Situ Cipanunjang ke Perumda Tirtawening mencapai 1500 liter per detik sekarang menjadi 500 liter per detik. Artinya PDAM kehilangan 1000 liter pasokan air yang jika dikonversikan bisa melayani kebutuhan 100 ribu pelanggan.
“Biasanya suplai air baku dari Situ Cipanunjang ke Perumda Tirtawening mencapai 1500 liter per detik sekarang menjadi 500 liter per detik, karena kemarau panjang PDAM kehilangan 1000 liter pasokan air yang jika dikonversikan bisa melayani kebutuhan 100 ribu warga," ungkap Sony Salimi Dirut Perumda Tirtawening, 30 Agustus.
Akibatnya ratusan ribu pelanggan di sejumlah wilayah di Kota Bandung tetancam krisis air bersih. Pihaknya berharap bulan September ini akan terjadi hujan sehingga debit air dari beberapa sumber penyuplai air baku bisa kembali bertambah serta sungai di Kota Bandung pun kembali mengalir .
Baca juga: Terjadi Penurunan Penumpang Di Bandara Patimura
Editor: Redaktur TVRINews
