
Penulis: Jatmiko Hadi
TVRINews, Yogyakarta
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jogoyudan di Kota Wates kini menjelma menjadi ikon baru Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sejak diresmikan dan mulai beroperasi sepekan terakhir, JPO ini ramai dikunjungi masyarakat yang penasaran ingin mencoba fasilitas penyeberangan modern pertama di wilayah tersebut.
Sebagai satu-satunya JPO di Kulon Progo, jembatan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi ruang baru bagi warga untuk berjalan santai, menikmati panorama sekitar, hingga berfoto-foto.
Dari atas jembatan, pengunjung dapat melihat langsung aktivitas di sekitar Stasiun Wates dan kawasan perkotaan sekitarnya.
JPO Jogoyudan dibangun di bekas kawasan Teteg Wetan dan menghubungkan akses sisi utara dan selatan rel kereta api, tepatnya antara Kawasan Jogoyudan dengan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo serta Alun-Alun Wates.
Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga Jogoyudan yang menginginkan akses penyeberangan yang lebih aman dan mudah.
Proyek pembangunan JPO tersebut dikerjakan selama satu tahun dengan anggaran mencapai Rp9,8 miliar. Jembatan ini memiliki panjang koridor 47,5 meter dan lebar 2 meter. Lantai koridor berada di ketinggian 8,85 meter dengan ruang bebas setinggi 6,5 meter di atas rel kereta api.
Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna, JPO Jogoyudan dilengkapi dengan lampu penerangan serta kamera pemantau atau CCTV. Jembatan ini juga memiliki kapasitas maksimal 50 orang dalam satu waktu.
Salah seorang warga Kulon Progo, Hermanto, mengaku senang dengan keberadaan JPO tersebut. Menurutnya, jembatan ini sangat membantu aktivitas pejalan kaki.
"Yang jelas saya sangat senang dengan adanya Jembatan Jogoyudan baru ini. Saya bisa mengajak cucu saya ke sini. Dengan adanya jembatan ini, akses ke Alun-Alun Wates menjadi mudah, aman, dan nyaman," ujar Hermanto, dikutip Minggu, 4 Januari 2026.
Pihak pengelola mengimbau masyarakat agar tidak berlama-lama berada di atas jembatan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga berharap masyarakat dapat ikut menjaga, merawat, serta mengawasi penggunaan JPO Jogoyudan agar tetap digunakan sesuai fungsi dan manfaatnya.
Editor: Redaktur TVRINews
