Penulis: Dina
TVRINews, Banjarbaru
Peralihan musim dari hujan ke kemarau membuat para petani di wilayah Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, mulai melakukan berbagai upaya agar tanaman mereka tidak mengalami kekeringan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat sumur bor untuk menyiram tanaman sayur-mayur yang mereka tanam. Langkah ini dinilai penting guna menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.
Salah satu petani, Margono, mengaku membuat sumur bor sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim kemarau.
“Kami membuat sumur untuk penyiraman, karena di wilayah ini jika kemarau selama satu bulan akan kering dan tidak bisa menanam tanpa penyiraman. Untuk itu kami membuat sumur dan menggunakan mesin jet pump untuk menyiram,” ujar Margono saat ditemui tvrinews.com, Rabu, 1 April 2026.
Hal serupa juga dilakukan petani lainnya di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, seperti Digita, yang turut mengandalkan sumur bor agar tanamannya tidak kekeringan. Ia juga berharap adanya bantuan dari pemerintah berupa alat pompa untuk mendukung penyiraman tanaman.
“Kalau musim kemarau tentu akan kekurangan air. Kami berharap tidak terjadi kemarau panjang, namun kami juga berharap ada bantuan seperti alkon dan sumur agar tetap bisa mencapai panen,” jelas Digita.
Sementara itu, harga sayur-mayur pasca Lebaran Idulfitri saat ini masih relatif stabil. Pasokan sayur lokal juga dinilai masih mencukupi kebutuhan di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Editor: Redaktur TVRINews
