
Proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasirkuning hingga, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. (Foto: Kantor Berita ANTARA)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Bandung Barat
Puluhan Rumah Tertimbun, 8 Warga Tewas, 113 Jiwa Terdampak, Tim Gabungan Terus Lakukan Evakuasi.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status siaga darurat bencana menyusul longsor yang menimpa Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Longsor tersebut menyebabkan puluhan rumah tertimbun material tanah dan lumpur, menelan korban jiwa, serta memaksa ratusan warga dievakuasi.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat curah hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.
“Kejadiannya diawali dengan suara gemuruh. Warga mendengar suara keras, lalu tiba-tiba terjadi banjir besar yang membawa material longsor dan menimbun rumah-rumah warga,” ujar Jeje dilansir dari laman resmi Pemkab Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026.
Tim Gabungan Terus Lakukan Evakuasi
Berdasarkan data sementara, 30 rumah terdampak dengan jumlah korban 113 jiwa dari 34 kepala keluarga (KK). Dari total tersebut, 8 orang dilaporkan meninggal, sementara sejumlah warga lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Hingga Sabtu ini, aparat gabungan TNI, Polri, BPBD, perangkat desa dan kecamatan, serta relawan terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
“Fokus utama kita adalah menyelamatkan korban yang masih hilang dan membantu warga terdampak. Semua unsur terlibat untuk mempercepat proses evakuasi,” tegas Jeje.
Namun, proses pencarian sempat dihentikan sementara ketika hujan kembali turun untuk menghindari risiko bencana susulan, karena kondisi tanah yang masih labil.
Pemkab Siapkan Posko dan Tempat Pengungsian
Seiring dengan penetapan status siaga darurat, Pemkab Bandung Barat menyiapkan posko darurat di lokasi. Warga yang selamat dikumpulkan di posko, ada yang menumpang di rumah saudara, dan ada juga yang ditempatkan di tempat pengungsian sementara.
Jeje menambahkan bahwa status siaga darurat ini bertujuan untuk mempercepat koordinasi lintas sektor dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para korban.
Imbauan Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pemkab Bandung Barat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan deras.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi berbahaya lainnya.
Editor: Redaksi TVRINews
