
Penulis: Salmon
TVRINews, Kendari
Pelaksanaan manasik haji terintegrasi bagi calon jemaah haji Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, resmi dimulai. Sebanyak 545 calon jemaah haji mengikuti pembekalan ini sebagai persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan manasik dijadwalkan berlangsung hingga 30 Maret 2026, dengan tujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait tata cara ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam.
Kepala Kementerian Agama Kota Kendari, Sunardin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian manasik haji terintegrasi ini dibiayai oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembekalan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Manasik haji digelar secara berkelompok berdasarkan regu dan rombongan. Kegiatan ini juga berlangsung di lima lokasi berbeda di Kota Kendari, yaitu Asrama Haji, Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Masjid Amal Bakti Kemenag Sultra, serta Masjid Al-Muhajirin. Pemilahan lokasi ini dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas pembinaan,” jelas Sunardin.
Setelah seluruh rangkaian manasik selesai, para calon jemaah haji dijadwalkan menerima berbagai perlengkapan keberangkatan, seperti koper, perlengkapan ibadah, dan kebutuhan lain yang menunjang kelancaran ibadah di Tanah Suci.
Jumlah calon jemaah haji tahun ini mengalami peningkatan dari 521 orang menjadi 545 orang. Berdasarkan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, seluruh jemaah dinyatakan layak terbang.
Dengan pelaksanaan manasik haji terintegrasi ini, diharapkan seluruh calon jemaah dapat lebih siap secara fisik, mental, maupun pengetahuan, sehingga mampu menunaikan ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.
Editor: Redaksi TVRINews
