
Penulis: M. Fathur Razaq
TVRINews Kalteng
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Tengah guna memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2026.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding atau MoU yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kesepakatan ini difokuskan pada tiga tujuan utama, yakni pengendalian inflasi daerah, stabilisasi harga pasar, serta jaminan ketersediaan stok pangan pokok.
Melalui kerja sama ini, Pemprov Kalteng dan BULOG memastikan pasokan beras serta komoditas pangan lainnya tetap aman dan mencukupi bagi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, langkah antisipatif juga disiapkan untuk menekan potensi lonjakan harga, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Sinergi lintas sektor turut menjadi perhatian dalam kesepakatan tersebut, khususnya untuk mempercepat distribusi pangan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah rawan pangan dan terdampak bencana.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan BULOG sangat krusial agar pengendalian harga berjalan optimal dan tidak terjadi kepanikan di masyarakat akibat kelangkaan barang,” ujar Yuas Elko.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama meliputi pengadaan hingga penyaluran logistik pangan, termasuk untuk kesiapsiagaan bencana dan penanganan wilayah rawan pangan.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Pemprov Kalimantan Tengah optimistis mampu menekan laju inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin “BERKAH” melalui peningkatan kesejahteraan dan keamanan pangan bagi seluruh masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
