
Penulis: Alfin
TVRINews, Puncak Jaya
Personel TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 di Lapangan Mapolres Puncak Jaya, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis, 12 Maret 2026. Apel digelar untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Apel dipimpin Kapolres Puncak Jaya AKBP Ahmad Fauzan dan didampingi Wakil Bupati Puncak Jaya Mus Kogoya. Sekitar 150 personel gabungan terlibat, terdiri dari unsur TNI, Polri, Satgas Apintel, serta Aparatur Sipil Negara Kabupaten Puncak Jaya,” tulis Penerangan Kodim 1714/PJ, yang diterima Kamis, 12 Maret 2026.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Kabagops Polres Puncak Jaya Matheus T. Ate, Pasi Ops Kodim 1714/Puncak Jaya Daniel Sine, Asisten II Kabupaten Puncak Jaya Esau Karoba, Kepala Satpol PP Kabupaten Puncak Jaya Irwan Tabuni, Danpos Kopasgat Mulia Ardhean Rizky Himawan, serta Dantim Bais Asep.
Dalam amanatnya, Kapolres Puncak Jaya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berlangsung aman, nyaman, serta tertib.
Ia juga menyinggung dinamika global yang memicu kenaikan harga minyak dunia dan berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Indonesia tetap mengedepankan politik luar negeri bebas aktif melalui diplomasi perdamaian dengan konsep Two State Solution.
Pemerintah juga terus menjaga stabilitas nasional dengan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak melalui subsidi dan stok yang mencukupi. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat mengganggu distribusi.
Selain pengamanan arus mudik, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan lalu lintas, penyeberangan, serta proyek konstruksi selama periode mudik. Dalam penerapannya akan digunakan sistem delaying system, buffer zone, dan first come first in untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Kapolres juga mengingatkan potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, hingga balap liar. Antisipasi dilakukan melalui patroli bersama yang melibatkan unsur pengamanan masyarakat, pendataan rumah kosong yang ditinggal mudik, serta layanan penitipan kendaraan.
Ancaman bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian. Tim tanggap darurat disiagakan bersama sarana dan prasarana pendukung guna menghadapi kemungkinan bencana selama masa libur Idul Fitri.
Sementara itu, Pasi Ops Kodim 1714/Puncak Jaya Kapten Inf Daniel Sine menyampaikan dukungan penuh TNI dalam Operasi Ketupat Noken 2026.
Menurutnya, TNI bersama Polri akan melaksanakan pengamanan terpadu guna menjamin keamanan, kelancaran, serta ketertiban masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri. Kegiatan meliputi pengaturan lalu lintas, patroli bersama, pemantauan ketersediaan bahan bakar minyak, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Sinergi seluruh unsur diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan tertib sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Editor: Redaksi TVRINews
