
Longsor di Cilacap Ancam 15 Rumah, BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Cilacap
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun sejak Minggu, 15 Februari 2026 hingga Senin, 16 Februari 2026 pukul 7.00 WIB, salah satu peristiwa yang menonjol adalah tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Longsor terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, dipicu hujan berintensitas tinggi. Wilayah terdampak berada di Desa Cidadap dan Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung.
Peristiwa tersebut berdampak pada 15 kepala keluarga. Sebanyak 15 unit rumah dilaporkan terancam, sementara Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Cirajayu tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 100 meter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap segera melakukan kaji cepat di lokasi untuk penanganan darurat.
Data per Minggu, 15 Februari 2026 menyebutkan petugas bersama warga setempat bergotong royong memperbaiki rumah terdampak serta membuat turap dari tanah sebagai langkah penanganan sementara.
Menyikapi rangkaian bencana tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.
Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, warga diimbau melakukan evakuasi mandiri serta memahami jalur evakuasi yang aman.
Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diminta rutin memantau ketinggian muka air dan memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi guna meminimalkan risiko.
Editor: Redaksi TVRINews
