Penulis: Sunarto
TVRINews, Jember
Pohon buah kurma ternyata tidak hanya bisa di tanam di negara-negara timur tengah yang identik dengan kawasan gurun pasir. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, seorang petani justru sukses memanfaatkan lahan hutan untuk membudidayakan buah kurma. Tidak tanggung tanggung jumlah pohon kurma yang ditanam pun mencapai seribu pohon kurma jenis barhee.
Tepatnya di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Jember Jawa Timur, Pak Sugito mampu mengubah hutan menjadi lahan kurma yang buahnya berlimpah.
Sebuah pemandangan yang sangat langka kita jumpai. Setiap pohon buah kurma tumbuh bergerombol sangat menakjubkan. Kebun kurma ini dibudidayakan Sugito pensiunan guru . Lahan yang dulunya hutan jati ini disulap menjadi kebun kurma yang sangat subur karena ketelatenan dan keuletan.
“Di lahan bekas hutan jati ini saya menikmati masa pensiunan saya. Dan Alhamdulilah buah kurma tumbuh subur di setiap pohonnya,“ Kata Sugito bangga.
Sugito tidak menyangka, hanya belajar dari youtube, seribu bibit pohon kurma yang ia ditanam di lahan seluas satu hektar kini sudah berbuah dan bahkan bisa dipanen.
“Ya, sebentar lagi buah kurma ini bisa dipanen dengan jenis kurma yang kita budidayakan yakni jenis barhee yang berasal dari Thailand,“ tambahnya.
Untuk harga kurma jenis ini dipasaran cukup mahal, per kilogramnya hingga 350 ribu rupiah. Butuh waktu tiga setengah tahun, hingga menghasilkan antara delapan, sampai sepuluh kilogram buah kurma untuk satu pohonnya.
Selain akan terus mengembangkan budidaya kurma di lahan bekas hutan jati ini, Sugito berencana akan menjadikan kebun pohon kurma ini sebagai wisata edukasi bagi para pelajar di Kabupaten Jember.
Kurma adalah tanaman yang paling tahan terhadap segala cuaca, badai kemarau panjang dan bisa menyimpan air. Misalnya pohon kurma tidak bisa berbuah, bisa diambil air niranya. Banyak sekali manfaatnya baik buah maupun pohonnya.
Editor: Redaktur TVRINews
