
Luapan Sungai Sigranala Picu Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam
Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews, Cirebon
Banjir merendam ratusan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis, 29 Januari 2026. Ketinggian air yang menggenangi pemukiman warga mencapai 70 sentimeter hingga satu meter, menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
Banjir terjadi di Kecamatan Gegesik dan Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Salah satu wilayah terdampak terparah berada di Desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi ruas jalan desa sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Salah seorang warga terdampak, Dewi Sumatri, mengaku khawatir banjir akan semakin tinggi apabila hujan kembali turun dengan deras.

“Air mulai naik sejak malam, dan ini sudah yang ketiga kalinya bulan Januari. Kami takut kalau hujan deras lagi, air bisa lebih tinggi,” ujar Dewi kepada tvrinews.com, Jumat, 30 Januari 2026.
Selain curah hujan yang tinggi, banjir juga diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu di Kabupaten Majalengka. Luapan Sungai Sigranala tidak mampu menampung debit air, hingga akhirnya meluber dan membanjiri ratusan rumah warga di wilayah barat Kabupaten Cirebon.
Meski rumah mereka terendam, sebagian besar warga memilih bertahan dan enggan mengungsi. Warga lebih memilih menjaga barang-barang berharga serta memantau kondisi rumah masing-masing.
Warga pun berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, mengingat intensitas curah hujan di Kabupaten Cirebon masih tergolong tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir susulan.
Editor: Redaksi TVRINews
