
Penulis: Tri Hartanto
TVRINews, Yogyakarta
Polda DIY bersama Jasa Raharja, PT Jasa Marga Jogja–Solo, serta pelaksana proyek Tol Jogja–Solo Seksi 1.2 ruas Prambanan–Purwomartani melakukan pengecekan langsung kondisi jalan tol dan perlengkapannya. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi jalan, rambu-rambu, hingga perangkat pengaman jalan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan kesiapan Jalan Tol Jogja–Solo ruas Prambanan–Purwomartani sebelum dioperasikan secara fungsional selama masa arus mudik Lebaran 2026.
PT Jasa Marga Jogja–Solo memastikan ruas tol sepanjang 12,25 kilometer tersebut akan dibuka secara fungsional mulai 16 Maret hingga 29 Maret 2026.
Skema lalu lintas yang diterapkan selama pengoperasian fungsional adalah satu arah, khusus untuk kendaraan dari arah Yogyakarta menuju Klaten, Solo, dan sekitarnya. Jalur ini juga diperuntukkan bagi pemudik dengan tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jakarta.
Manajer Pengendalian Paket 1.2 Tol Jogja–Solo, Bachtiar Yusuf, mengatakan tol fungsional tersebut hanya akan dibuka pada siang hari.
"Kita akan buka dari tanggal 16 sampai dengan 29 Maret, seperti yang sudah dibahas pada rapat dengan Polantas sebelumnya. Jam operasionalnya dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB. Untuk malam hari sementara tidak dibuka karena penerangan jalan masih belum optimal," ujar Bachtiar Rabu, 11 Maret 2026
Ia menambahkan, kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Purwomartani menuju Prambanan tidak akan dikenakan tarif. Namun, tarif tol normal akan diberlakukan apabila kendaraan melanjutkan perjalanan dan keluar di gerbang tol berikutnya, seperti Gerbang Tol Klaten atau Banyudono.
"untuk biaya diperlakukan biaya normal, untuk jalur fungsional dari purwomartani sampai prambanan itu tanpa biaya tapi kalo keluar arah klaten, banyudono itu tarif berlaku normal, seperti biasa," jelasnya.
Bachtiar juga menyebutkan bahwa kesiapan pembangunan ruas tol tersebut telah mencapai sekitar 95 persen. Saat ini, pihaknya hanya melakukan tahap perapian di beberapa titik.
"untuk persiapan bisa kami bilang sudah 95 persen untuk ini tinggal perapian-perapian saja, untuk jalur mainroad sudah selesai semua kami lakukan pengecoran, ada titik dimana cor sudah permanen ada titik juga yang masih menggunakan lapisan sementara, tapi per hari ini per kamren sudah selesai pengecorannya" ucapnya.
Sementara itu, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Yogyakarta–Solo menuju Gerbang Tol Purwomartani, Polda DIY akan menyiapkan tim pengurai kemacetan.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda DIY, Kombes Pol Rendra Radita Dewayana, mengatakan petugas akan ditempatkan di sejumlah titik pemantauan, khususnya di area pintu masuk tol.
"nanti ada pos pantau yang berfungsi untuk mengurai terutama di pintu masuk purwomartani, disana kita tempatkan anggota kita untuk melayani masyarakat saudara-saudara pemudik manakala terjadi kemacetan," kata Rendra.
Selama masa pengoperasian tol fungsional tersebut, Gerbang Tol Purwomartani akan dibuka secara gratis bagi kendaraan yang melintas dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Sementara pengenaan tarif tol baru akan diberlakukan di gerbang tol berikutnya, seperti Gerbang Tol Klaten.
Editor: Redaktur TVRINews
