
TVRINews/Lidya Thalia S.
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Garut
Pemerintah Kabupaten Garut melepas ratusan peserta program arus balik gratis dari Terminal Guntur Melati, Garut, Jawa Barat, pada pukul 10.35 WIB.
Program arus balik gratis ini merupakan kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dengan Polres Garut untuk membantu masyarakat Garut yang bekerja di luar daerah agar dapat kembali ke kota perantauan dengan aman dan nyaman setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, mengatakan program arus balik gratis ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat Garut yang merantau dan bekerja di luar kota.
“Ini merupakan dukungan untuk teman-teman yang berjuang di luar Garut, yang kampungnya di Garut, untuk kita bantu fasilitasi baliknya ke tiga kota. Ada Jakarta, Bekasi, dan Bogor, dengan total enam bus yang disediakan,” ujar Luthfianisa dalam keterangan yang diterima tvrinews di Terminal Guntur Melati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Jawa Barat, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menjelaskan, program ini merupakan salah satu program Dinas Perhubungan Kabupaten Garut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, dengan menyediakan anggaran untuk memfasilitasi transportasi arus balik gratis sekaligus memastikan armada yang digunakan dalam kondisi laik jalan.
“Tujuan utamanya karena mereka masyarakat Garut, kita ingin memberikan sesuatu. Kita juga memastikan armada yang digunakan dalam kondisi baik agar bisa menyampaikan mereka sampai tujuan dengan selamat,”jelasnya.
Dalam program ini, total penumpang arus balik gratis mencapai 240 orang yang diberangkatkan menggunakan enam armada bus dengan tiga rute tujuan, yaitu Garut–Jakarta, Garut–Bekasi, dan Garut–Bogor.
Selain menyediakan transportasi gratis, Pemerintah Kabupaten Garut bersama Polres Garut juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi para pemudik sebelum keberangkatan guna memastikan kondisi kesehatan penumpang dalam keadaan baik.
Luthfianisa berharap program arus balik gratis ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kapasitas yang lebih besar agar semakin banyak masyarakat Garut yang terbantu.
“Harapannya tahun depan kita bisa memberikan lebih banyak kapasitas dan program ini bisa terus berkelanjutan setiap mudik dan arus balik Lebaran,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
