
Jembatan Penghubung Desa di Kecamatan Puger Jember Ambrol Akibat Longsor
Penulis: Sunarto
TVRINews, Jember
Jembatan penghubung antara Desa di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, ambrol akibat longsor yang menyebabkan tebing sungai sepanjang 45 meter tergerus air.
Jembatan yang memiliki panjang 12 meter ini terpaksa ditutup sementara untuk mencegah jatuhnya korban.
Menurut Kaur Kesra Desa Wringintelu, Fatkhul Aziz, ambrolnya kerangka bawah jembatan disebabkan oleh peningkatan volume debit aliran sungai akibat kiriman air dari wilayah Hulu.
"Debit air yang tinggi membuat pondasi jembatan tidak kuat menahan derasnya arus. Akibatnya, salah satu pondasi jembatan ambrol dan terjadi longsoran tebing sungai sepanjang 45 meter," jelas Fatkhul.
Selain itu, banyaknya material kayu dan bambu yang tersangkut di jembatan juga memperparah kerusakan.
"Banyak kayu dan bambu yang menyangkut di jembatan, yang kemudian menghambat aliran air, semakin memperburuk kondisi pondasi jembatan," tambahnya.
Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga yang melintas antar desa, baik untuk beraktivitas menuju lahan pertanian maupun untuk keperluan pendidikan.
"Jembatan ini digunakan oleh warga untuk menuju lahan pertanian, serta anak-anak yang berangkat sekolah. Karena ditutup, mereka harus memutar jauh untuk sampai ke tujuan," kata Sudiono, warga setempat.
Pemerintah Desa Wringintelu saat ini sedang berupaya untuk segera memperbaiki jembatan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
"Kami sedang berusaha memperbaiki jembatan ini secepatnya agar tidak mengganggu aktivitas warga," ujar Fatkhul Aziz.
Editor: Redaktur TVRINews
