
Status Level I, Aktivitas Gempa Gunung Egon di Sikka Meningkat Signifikan
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Sikka
Meski masih berstatus Level I atau Normal, aktivitas vulkanik Gunung Egon di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan peningkatan signifikan sejak Desember hingga awal Januari.
Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian ESDM (BGKESDM) khusus tanggal 5 Januari 2025, terjadi lonjakan jumlah kegempaan Gunung Api Egon pada Desember 2025 jika dibandingkan dengan November 2025.
Pada Desember 2025, tercatat sebanyak 50 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dua kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), serta 20 kali Gempa Tektonik Lokal.
Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan November 2025 yang hanya merekam lima kali Gempa Vulkanik Dalam, tujuh kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 16 kali Gempa Tektonik Lokal.
Sementara itu, pada Minggu 4 Januari 2026, aktivitas kegempaan Gunung Egon kembali terpantau dengan delapan kali Gempa Vulkanik Dalam dan satu kali Gempa Tektonik Lokal.
Secara visual, Gunung Egon terpantau tertutup kabut sehingga asap kawah tidak dapat diamati secara jelas. Meski demikian, Badan Geologi tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk tidak mendekati, menuruni, serta bermalam di area sekitar kawah Gunung Egon. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya letusan freatik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor: Redaktur TVRINews
